Universitas Udayana Jalin Kerja Sama dengan Aerospace Information Research Institute Chinese Academy of Science

Jimbaran - Universitas Udayana (Unud) menjalin kerjasama dengan Aerospace Information Research Institute (AIR) Chinese Academy of Science (CAS) China yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bertempat di Ruang Bahasa Gedung Rektorat Kampus Jimbaran, Jumat (28/2/2025). Kerja sama ini diinisiasi melalui Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana. Hadir dalam acara penandatanganan MoU yakni Rektor Unud, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama dan Informasi, serta Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan beserta Para Wakil Dekan. Sementara dari AIRCAS yang hadir yakni Direktur Jenderal Mr. WU Yirong dan jajaran.

Aerospace Information Research Institute (AIR) under the Chinese Academy of Science (CAS) didirikan pada tahun 2018 melalui penggabungan tiga Lembaga CAS yaitu Institute of Electronics (IECAS), Institute of Remote Sensing and Digital Earth (RADI) dan Academy of Opto-Electronics (AOE).

Rektor Unud Prof. I Ketut Sudarsana menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi salah satu tonggak penting untuk memajukan penelitian dan pendidikan di bidang penginderaan jarak jauh dan ilmu kebumian. Melalui kerja sama ini akan memberikan manfaat memperluas jaringan dan memperkuat kapasitas dalam mempelajari sifat dinamis wilayah tropis Indonesia.

Kerja sama ini akan berfokus pada beberapa bidang penelitian termasuk pengembangan penginderaan jauh bumi khususnya mengenai atmosfer, ekosistem laut dan pemantauan tanaman; memajukan penginderaan jauh dalam ilmu kebumian untuk mengatasi permasalahan global dalam penilaian penyimpanan karbon, perlindungan lingkungan, manajemen bencana, keberlanjutan sumber daya, dan perubahan iklim; pengembangan infrastruktur antariksa berbasis darat; pelatihan dan pelatihan ulang personel di berbagai bidang penginderaan jauh dan penerapannya; pengembangan program dan proyek pendidikan bersama yang bertujuan mempelajari teknologi penginderaan jauh dan luar angkasa; penyelenggaraan seminar dan konferensi ilmiah, serta konsultasi teknis.

Bidang-bidang ini sangat penting untuk memahami dan mengatasi tantangan kompleks yang dihadapi lingkungan. Dengan menggabungkan keahlian dan sumber daya yang dimiliki diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan kepada komunitas ilmiah dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

"Kemitraan ini tidak hanya mencerminkan komitmen kami terhadap keunggulan akademik dan inovasi penelitian tetapi juga menggaris bawahi pentingnya kerja sama internasional dalam mengatasi tantangan global. Dengan bekerja sama, kita dapat memanfaatkan kekuatan kita dan menciptakan platform untuk penelitian inovatif yang akan bermanfaat bagi institusi kita dan dunia yang lebih luas," ujar Rektor Unud.

Rektor juga meyakini MoU ini akan menjadi landasan yang kuat bagi kemitraan yang bermanfaat dan berkelanjutan.